Bangun Semangat Belajar Bahasa Inggris, Guru Binaan Tanoto Foundation Manfaatkan Teknologi Aplikasi


Sumber: tanotofoundation.org

Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan potensinya secara penuh. Keyakinan tersebut selalu melekat dalam benak Sukanto Tanoto dan sang istri, Tinah Bingei Tanoto. Inilah keyakinan yang kemudian menjadi landasan berdirinya organisasi filantropi Tanoto Foundation.

Berfokus pada dunia pendidikan, Tanoto Foundation memulai debutnya pada tahun 1981 dengan membangun TK dan SD di Besitang, Sumatera Utara. Sejak saat itulah, organisasi filantropi ini terus mengembangkan program-programnya. Salah satunya adalah program PINTAR (Program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran).

PINTAR merupakan salah satu program andalan Tanoto Foundation dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan dasar, khususnya di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, Tanoto Foundation menggunakan 2 pendekatan, yakni meningkatkan kualitas pembelajaran dan kualitas kepemimpinan di sekolah. Organisasi bentukan Sukanto Tanoto dan istri ini juga aktif menjalankan program pelatihan guru. Dengan program inilah, banyak guru-guru binaan yang semakin kreatif dalam menerapkan pola pembelajaran aktif.

Dedi Hendriyanto, S.Pd, Mengajarkan Bahasa Inggris dengan Aplikasi


Pandangan negatif terhadap teknologi, khususnya smartphone semakin terkikis. Sisi kelam teknologi dan dampaknya terhadap perkembangan anak terus bergeser seiring dengan semakin maraknya aplikasi yang mendidik dan pemanfaatannya dalam dunia pendidikan. Sisi positif teknologi inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh salah satu guru binaan Tanoto Foundation, Dedi Hendriyanto, S.Pd.

Bagi guru Bahasa Inggris yang mengabdikan diri di SMP N 19 Batanghari tersebut, aplikasi smartphone memiliki potensi besar untuk membantu proses pendidikan. Banyaknya aplikasi belajar bahasa Inggris yang tersedia bisa menjadi sebuah sarana bagus untuk membangun semangat belajar siswa, khususnya dalam mempelajari Bahasa Inggris.

Berbeda dengan guru-guru pada umumnya, Dedi Hendriyanto, S.Pd memanfaatkan sisi positif teknologi ini untuk membantu para siswa untuk belajar bahasa. Aplikasi bernama Natural Reader dipilih karena fiturnya yang mampu menunjukkan pelafalan Bahasa Inggris yang benar.

Sedikitnya ada tiga kompetensi yang ingin dicapai Dedi Hendriyanto, S.Pd dengan memanfaatkan aplikasi Natural Reader. Dengan menerapkan pola pembelajaran aktif dan aplikasi Natural Reader, ia berharap para siswa dapat menerapkan fungsi sosial, struktur teks dan menerapkan unsur kebahasaan teks. Lebih jauh lagi, ia berharap para siswanya bisa lebih percaya diri dan termotivasi untuk berbicara dalam Bahasa Inggris.

Pola Pembelajaran Aktif Tanoto Foundation


Salah satu perhatian Tanoto Foundation dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia adalah dengan mendorong penerapan pola pembelajaran aktif. Untuk mewujudkan pola pembelajaran tersebut, ada dua pendekatan yang digunakan. Selain berfokus pada siswa, organisasi filantropi ini juga mendorong tenaga penggerak pendidikan untuk menerapkannya.

Program PINTAR dilaksanakan untuk membantu para guru binaan menerapkan pola pembelajaran aktif MIKIR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi) melalui pelatihan dan pendampingan. Setelah mengikuti program ini, selanjutnya diharapkan para guru bisa menerapkannya kepada para siswanya.

Untuk membantu guru binaan menerapkan pola pembelajaran aktif, Tanoto Foundation juga menggandeng aplikasi bimbingan belajar online RuangGuru untuk membagikan modul pembelajaran yang telah dibuat. Kerja sama ini dijalin sebagai upaya Tanoto Foundation untuk mempermudah para guru binaan dalam mengakses modul-modul pembelajaran.

Dengan memanfaatkan aplikasi RuangGuru, para guru binaan bisa mengakses dan mempelajari modul-modul pembelajaran secara online. Mereka bisa menentukan sendiri kapan waktu yang tepat untuk mengikuti pelatihan.

Sebagai tenaga penggerak pendidikan, guru memiliki peran yang sangat vital. Kualitas pendidikan akan banyak ditentukan oleh kualitas guru. Untuk itulah, Tanoto Foundation selalu mendorong guru binaannya untuk selalu mengembangkan diri dengan aktif menyelenggarakan program pelatihan pola pembelajaran aktif.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Charlotte Blogger Blog Design by Ipietoon