Perbedaan AC Sentral dengan Beberapa Jenis AC Lainnya

AC Sentral

Jika Anda pernah jalan-jalan ke mal mendatangi rumah sakit, atau bertandang ke gedung perkantoran, pasti bisa merasakan bahwa hawa bagian dalam gedung-gedung ini dingin dan sejuk. Tapi, anehnya, tidak terlihat pendingin ruangan yang terpasang di sekitarnya. Hal itu dikarenakan gedung-gedung besar ini memakai sistem AC sentral gedung.

Sesuai namanya, pendingin udara jenis ini terpusat di satu lokasi, kemudian dialirkan ke beberapa arah dengan kapasitas yang disesuaikan dengan luas ruangan. Biasanya, di langit-langit ruangan ada lubang udara atau diffuser yang meniupkan udara dingin ke sekeliling. Pendingin udara seperti ini umumnya berkapasitas 10 hingga 20 PK dan terdiri dari beberapa komponen utama seperti:

-          Chiller. Komponen ini berfungsi untuk mendinginkan air pada bagian evaporator. Air tersebut nantinya dibawa ke fan coil unit sebelum dialirkan ke semua ruangan yang terkoneksi dengan AC sentral.

-          AHU (Air Handling Unit). AHU merupakan mesin pengkonversi kalor. Komponen ini berfungsi untuk mengalirkan udara panas yang ada di ruangan melalui coil pendingin dan menggantinya dengan udara dingin.

-          Cooling Tower. Komponen ini hanya terdapat pada AC sentral jenis kompresor water cooler. Cooling tower berguna sebagai jalur air panas dari filamen cooling tower, yang lalu diembuskan melalui udara dengan bantuan mesin blower bersuhu rendah.

Lantas, apa bedanya AC sentral dengan beragam pendingin udara yang biasa ada di rumah, kamar hotel, dan tempat lain pada bangunan berukuran relatif kecil? Inilah perbedaan AC sentral dengan jenis-jenis AC lainnya:

-          AC Window

AC Window merupakan AC generasi pertama. Sesuai namanya, ia biasa diletakkan di bawah jendela. Bentuknya kotak dan tidak mempunyai bagian indoor maupun outdoor. Berkapasitas 0,5-2,5 PK, AC jenis ini tidak memerlukan remote control karena sudah memiliki tombol pengatur fitur yang terintegrasi dengan sistemnya. Dengan begitu, beda AC sentral dengan AC window terletak pada bentuk fisik serta kapasitas dayanya (PK).

-          AC Split Wall

Jenis AC ini banyak digunakan di rumah-rumah. Hal ini dikarenakan ukurannya kecil, harganya terjangkau, dan perawatannya mudah. Ia terdiri atas dua bagian, yakni indoor yang mengembuskan udara dingin di dalam ruangan dan outdoor yang mengeluarkan udara panas serta suara berisik di luar ruangan. Dengan kapasitas 0,5-2 PK, AC split wall biasanya dipasang di langit-langit rumah. Artinya, rupa AC sentral di gedung-gedung bertingkat hampir mirip dengan AC split wall di rumah-rumah. Perbedaan keduanya lagi-lagi terletak pada kapasitas daya.

 

-          AC Portable

AC berkapasitas 1-5 PK ini dikenal dengan nama lain AC Standing Floor. Dinamakan AC Standing Floor karena pendingin ruangan ini tidak dipasang di langit-langit atau dinding, melainkan di lantai. Biasanya, ia disewakan untuk acara seminar, resepsi pernikahan dan lain-lain karena kemudahannya untuk dipindahkan ataupun dilepaskan. Dengan demikian, beda AC sentral dengan AC portable terletak pada bentuk juga kapasitas PK.

Itulah pembahasan tentang AC Sentral beserta perbedaannya dengan AC jenis lainnya. Semoga bermanfaat.

 

1 komentar:

  1. Ac memang sangat penting di pasang di dalam rumah saat cuaca sedang panas, jangan lupa untuk selalu mendengarkan musik, terutama lagu adele easy on me yang bisa membuat anda lebih relax

    BalasHapus

 
Charlotte Blogger Blog Design by Ipietoon